DHIMAS WAHYU PRATOMO

DHIMAS WAHYU PRATOMO

Cara Membuat User dan Group dengan Terminal

1.    Cara membuat User1 sebagai berikut :

 

2.    Cara membuat User2 sebagai berikut :

 

3.    Cara membuat group sebagai berikut :




4.    Cara menambahkan User1 kedalam group1 sebagai berikut :




5.    Cara menambahkan user1 kedalam sudoers list sebagai berikut :


 

Contoh Input Output Dalam Prolog

Disini saya akan memberikan sedikit contoh program input otput dalam prolog, yang pertama kita harus menginputkan data di dalam editor (bisa diketik dahulu dengan notepad dan type file harus ".PRO").

Berikut contoh programnya: 
PREDICATES
    menu
    pilihan_awal(integer)
GOAL
    menu.
CLAUSES
    menu:-
    makewindow(1,7,7,"Menu",5,5,20,75),
    write("1. Menu1"),nl,
    write("2. Menu2"),nl,
    write("3. Menu3"),nl,
    write("Pilihan Anda(1..3) : "),readint(X),
    pilihan_awal(X).
    pilihan_awal(1):-
    clearwindow,
    makewindow(2,13,19,"MENU 1",0,0,10,35),
    write("Nama Saya 'Dhimas Wahyu Pratomo'"),
    readchar(_),
    removewindow,
    shiftwindow(1),
    write("1. Menu1"),nl,
    write("2. Menu2"),nl,
    write("3. Menu3"),nl,
    write("Pilihan Anda(1..3) : "),readint(X),
    pilihan_awal(X).
    pilihan_awal(2):-
    clearwindow,
    makewindow(3,13,5,"MENU 2",0,22,10,40),
    write("NIM '123090019'"),
    readchar(_),
    removewindow,
    shiftwindow(1),
    write("1. Menu1"),nl,
    write("2. Menu2"),nl,
    write("3. Menu3"),nl,
    write("Pilihan Anda(1..3) : "),readint(X),
    pilihan_awal(X).
    pilihan_awal(3):-
    clearwindow,
    makewindow(4,62,129,"MENU 3",0,5,15,70),
    write("Asslamualaikum wr.wb. Saya bingung mau mulai dari mana, yang jelas praktikum tadi asik. Disini kita belajar tentang     bagaimana cara membuat dan menampilkan sebuah window, memberi bingkai serta memberi warna di bingkai tersebut, "),
    write("memberi tulisan atau teks di dalam window dg berbagai macam warna. Dan yang paling saya suka adalah dalam sebuah window dapat memanggil window-window yang lain, disini juga bisa mengatur posisi atau letak output window tersebut. "),
    write("Mungkin hanya ini yang dapat saya ceritakan, makasih banyak buat mba Ayu, hehehee,,,, Wassalamualaikum wr.wb."),
    readchar(_),
    removewindow,
    shiftwindow(1),
    write("1. Menu1"),nl,
    write("2. Menu2"),nl,
    write("3. Menu3"),nl,
    write("pilihan Anda(1..3)  : "),readint(X),
    pilihan_awal(X).
    pilihan_awal(X):-
    clearwindow,
    X>3,
    write("MAAF YANG ANDA INPUTKAN SALAH, BUKA KEMBALI PIKIRAN ANDA     DAN ULANGI...!").

Berikut outputnya:

1. Jika kita RUN maka outputnya:

2. Jika kita inputkan angka 1 maka outputnya:

3. Jika kita inputkan angka 2 maka outputnya:

 4. Jika kita inputkan angka 3 maka outputnya:


5. Jika kita inputkan angka lebih dari 3 maka outputnya:

Terimakasih,,,

Sejarah Kriptografi

Kriptografi???
Kriptografi merupakan teknik penyembunyian informasi rahasia, biasanya berupa teknik matematis, coding, maupun cara lainnya dengan tujuan agar pesan yang disimpan atau ditransmisikan hanya bisa diketahui oleh pihak yang berkepentingan saja.
Sebenarnya kriptografi sudah berkembang sejak 4000 tahun yang lalu, tepatnya di Mesir yaitu berupa Hieroglyph. Semua yang membahas sejarah kriptografi ini dapat secara lengkap kita pelajari dalam buku karangan David Kahn yang berjudul The Codebreakers. Teknik penyembunyian pesan pada zaman dahulu kebanyakan menggunakan metode enkripsi dengan paper and pencil, masih disebut kriptografi klasik. Berbeda dengan kriptografi modern yang sekarang, dimana enkripsi menggunakan sumber daya komputasi yang semakin berkembang.
Sejarah kriptografi zaman dulu pun pernah menyebutkan tentang scytale, merupakan penyandian dengan menggunakan daun papyrus yang dililitkan pada batang pohon yang mempunyai diameter tertentu. Pesan(plaintext) ditulis secara horisontal pada daun papyrus, selanjutnya setelah daun dilepas, maka yang akan terlihat pada daun papyrus yang panjang itu hanyalah rangkaian huruf yang tak berarti/ tidak membentuk kata(ciphertext). Scytale ini dulu digunakan oleh tentara Sparta di Yunani.
Ada juga Caesar cipher yang digunakan oleh raja Yunani Kuno, Julius Caesar. Metode enkripsi ini dilakukan dengan menggeserkan suatu karakter. Misalkan dengan kunci A = C, kita akan menyandikan KRIPTOGRAFI, maka cipherteksnya NULSWRJUDIL. Caesar cipher ini merupakan metode paling sederhana dalam enkripsi pesan dengan 26 kemungkinan kunci.
Kemudian Tatto, yang digunakan oleh Herodotus untuk mengirimkan pesan rahasia. Yakni dengan membotaki kepala budak/kurirnya, lalu kepala budak tersebut ditulisi pesan. Rambut budak dibiarkan tumbuh, dan setelah itu budak tersebut dikirim ke tujuan. Untukmembaca pesan, kepala budak dicukur kembali. Namun cara seperti itu memakan waktu yang cukup lama dan kurang efektif.
Di India pun sandi digunakan oleh para pecinta (lover) untuk berkomunikasi rahasia, seperti disebutkan dalam buku Kama Sutra.
Pada awal perkembangan agama Kristen, pernah dikenal angka 666 yang menyatakan cara kriptografis untuk menjaga tulisan religi dari gangguan otoritas politik ataupun budaya. Dalam kitab Perjanian Baru, angka ini lebih dikenal sebagai Angka si Buruk Rupa (Number of the Beast).
Kemudian sejarah ke depan, dimana ditemukan mesin-mesin sandi. Ditemukannya telegram Zimmermann yang membawa Amerika pada Perang Dunia I. Dahulu pada zaman Perang Dunia II, Jerman dan dan Jepang menggunakan kriptografi dalam keperluan militernya, yakni Jerman dengan Enigma-nya dan Jepang dengan Purple. Namun akhirnya, pemecahan algoritma mesin sandi Jerman, Enigma, akhirnya menyebabkan berakhirnya Perang Dunia II.
Sebenarnya masih banyak lagi sistem sandi klasik dan sejarah sejarah perkembangan kriptografi yang lainnya. Makanya untuk lebih lengkapnya kita bisa membaca The Codebreakers.

RISC dan CISC

1.    Latar belakang munculnya risc

Reduced Instruction Set Computing (RISC) atau "Komputasi set instruksi yang disederhanakan" pertama kali digagas oleh John Cocke, peneliti dari IBM di Yorktown, New York pada tahun 1974 saat ia membuktikan bahwa sekitar 20% instruksi pada sebuah prosesor ternyata menangani sekitar 80% dari keseluruhan kerjanya. Komputer pertama yang menggunakan konsep RISC ini adalah IBM PC/XT pada era 1980-an. Istilah RISC sendiri pertama kali dipopulerkan oleh David Patterson, pengajar pada University of California di Berkely.
RISC, yang jika diterjemahkan berarti "Komputasi Kumpulan Instruksi yang Disederhanakan", merupakan sebuah arsitektur komputer atau arsitektur komputasi modern dengan instruksi-instruksi dan jenis eksekusi yang paling sederhana. Arsitektur ini digunakan pada komputer dengan kinerja tinggi, seperti komputer vektor. Selain digunakan dalam komputer vektor, desain ini juga diimplementasikan pada prosesor komputer lain, seperti pada beberapa mikroprosesor Intel 960, Itanium (IA64) dari Intel Corporation, Alpha AXP dari DEC, R4x00 dari MIPS Corporation, PowerPC dan Arsitektur POWER dari International Business Machine. Selain itu, RISC juga umum dipakai pada Advanced RISC Machine (ARM) dan StrongARM (termasuk di antaranya adalah Intel XScale), SPARC dan UltraSPARC dari Sun Microsystems, serta PA-RISC dari Hewlett-Packard.

2.    Perbandingan risc dan cisc

   a.    Perbandingan arsitektur
         Ditinjau dari jenis set instruksinya, ada 2 jenis arsitektur komputer, yaitu:
            * Arsitektur komputer dengan kumpulan perintah yang rumit
               (Complex Instruction Set Instruction Computer = CISC)
           * Arsitektur komputer dengan kumpulan perintah yang sederhana
               (Reduced Instruction Set Computer = RISC)
CISC dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit). Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan, tetapi konsep ini menyulitkan dalam penyusunan compiler bahasa pemrograman tingkat tinggi. Dalam CISC banyak terdapat perintah bahasa mesin.
Konsep RISC menyederhanakan rumusan perintah sehingga lebih efisien dalam
penyusunan kompiler yang pada akhirnya dapat memaksimumkan kinerja program yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi. Arsitektur RISC banyak menerapkan proses eksekusi pipeline. Meskipun jumlah perintah tunggal yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang diberikan mungkin lebih besar, eksekusi secara pipeline memerlukan waktu yang lebih singkat daripada waktu untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan perintah yang lebih rumit. Mesin RISC memerlukan memori yang lebih besar untuk mengakomodasi program yang lebih besar. IBM 801 adalah prosesor komersial pertama yang menggunakan pendekatan RISC.
Keinginan untuk mengimplementasikan keseluruhan CPU dalam keping tunggal akan merupakan solusi Reduced Instruction Set.
Ciri-ciri RISC :

    * Instruksi berukuran tunggal Ukuran yang umum adalah 4 byte
    * Jumlah mode pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah
    * Tidak terdapat pengalamatan tak langsung
   * Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika (misalnya, penambahan dari memori, penambahan ke memori)

CISC (Complex Intruction Set Computer)
CISC adalah singkatan dari Complex Intruction Set Computer dimana prosessor tersebut memiliki set instruksi yang kompleks dan lengkap, dan dirasa berpengaruh pada kinerjanya yang lebih lambat. CISC menawarkan set instruksi yang powerful kuat, tangguh, maka tidak heran jika CISC memang hanya mengenal bahasa assembly yang sebenarnya ditujukan bagi para programmer. Oleh karena itu, CISC memerlukan sedikit instruksi untuk berjalan
Karakteristik CISC versus RISC
Rancangan RISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature CISC dan Rancangan CISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature RISC. Hasilnya adalah bahwa sejumlah rancangan RISC yang terbaru, yang dikenal sebagai PowerPC, tidak lagi “murni” RISC dan rancangan CISC yang terbaru, yang dikenal sebagai Pentium, memiliki beberapa karakteristik RISC.



b.    Perbandingan kinerja/peforma

RISC (Apple) versus CISC (Intel) adalah topic yang cukup populer ketika diperbincangkan di Net. CISC (sisk-red), merupakan kepanjangan dari Complex Instruction Set Computer. Kebanyakan PC menggunakan CPU berdasarkan arsitektur CISC ini, seperti contoh AMD CPU dan Intel. Chip CISC memiliki jumlah chip yang berbeda dan instruksi yang complex. Filosofi CISC berada di balik hardware yang selalu lebih cepat berkembang dibanding software. Untuk itu, diperlukan set instruksi yang powerful, yang dapat menyediakan programmer, beberapa instruksi assembly dengan program pendek. Pada umumnya, chip CISC berjalan lebih lambat per instruksi dibandingkan RISC, namun menggunakan sedikit instruksi ketimbang RISC.
RISC (risk-red), merupakan kepanjangan dari Reduced Instruction Set Computer. Chip RISC dibangun mulai pertengahan tahun 1980 sebagai pengganti chip CISC. Filosofi RISC berada dalam tidak satu pun chip yang menggunakan bahasa instruksi assembly yang complex, seperti yang digunakan di CISC. Contoh penggunaan chip RISC adalah pada CPU Apple. Untuk itulah, instruksi yang simple dan lebih cepat akan lebih baik daripada besar, complex dan lambat seperti CISC. Keuntungan RISC lainnya karena adanya instruksi yang simple, maka chip RISC hanya memiliki beberapa transistor, yang akan membuat RISC mudah didesain dan murah untuk diproduksi untuk menulis compiler yang powerful.

RISC memberikan kemudahan di hardware, namun lebih kompleks di software. Pengembang software di RISC harus menulis banyak line untuk task yang sama. Oleh karena itu, desain arsitektur RISC mungkin bukan yang terbaik di masa depan, setelah kemunculan chip CISC yang lebih cepat dan lebih murah. Namun, RISC telah eksis lebih dari 10 tahun dan telah menghantam pasar CISC. Menurut tomax7.com, sekitar 75 persen processor berbasis arsitektur CISC, dan kebanyakan dari mereka adalah standard x86. Namun, sekarang ini chip RISC juga memiliki instruksi yang banyak, hampir sama dengan chip CISC. Sebagai contoh, PowerPC 601 berbasis arsitektur RISC, support lebih banyak instruksi dibandingkan Pentium yang menggunakan chip CISC.
c.    Kelebihan dan kekurangan masing
Teknologi RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada perdebatan dalam menggunakan RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang dan arsitektur berada dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori yang jelas maka penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.


Kelebihan
1.    Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuat kompiler untuk menghasilkan   rangkaian instruksi mesin bagi semua pernyataan HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakan karena kompiler harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya. Pekerjaan mengoptimalkan kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan RISC dibanding menggunakan CISC.
2.    Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat.
3.    Kecenderungan operasi register ke register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operand yang sering diakses akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi.
4.    Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.
         Kekurangan
1.    Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak).
2.    Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memori yang lebih banyak, ini tentunya kurang menghemat sumber daya.
3.    Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
4.    Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.

d.    Instruction set dalam risc untuk komputasi numeric
Adalah suatu arsitektur komputer dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memori (load), operasi aritmatika, dan penyimpanan ke dalam memori (store) yang saling bekerja sama. Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu instruksi cukup dengan beberapa baris bahasa mesin yang relatif pendek sehingga implikasinya hanya sedikit saja RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut. Arsitektur CISC menekankan pada perangkat keras karena filosofi dari arsitektur CISC yaitu bagaimana memindahkan kerumitan perangkat lunak ke dalam perangkat keras.
Misalkan, sebuah prosesor CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus yang diberi nama MULT (dikenal sebagai complex instruction). Ketika dijalankan, instruksi akan membaca dua nilai kemudian menyimpannya ke dalam 2 register yang berbeda, melakukan operan perkalian di dalam unit eksekusi dan hasilnya dikembalikan lagi ke register yang benar.


3.    Contoh produk2 yang memakai risc
RISC
Contoh mikroprosesor dengan artsitektur RISC adalah AMD 2900, MIPS R2000, SUN ,SPARC, MC 8800, ATMET 90S1200, 90S2313, 90S2323, 90S2343, 90S4434,90S8515

4.    Masa depan RISC

Tentang masa depannya, RISC memang  lebih baik,lebih sederhana dan lebih cepat instruksi RISC, dari pada yang besar, kompleks dan lambat instruksi seperti CISC. Keuntungan lain dari RISC adalah bahwa dalam teorinya “karena petunjuk lebih sederhana”, chip RISC membutuhkan lebih sedikit transistor, yang membuat pengembang lebih mudah untuk merancang dan lebih murah untuk memproduksi. Pada akhirnya, lebih mudah untuk mengoptimalkan kompiler, karena ada instruksi yang lebih sedikit.

SKEMA PENGKABELAN FULL SUBTRACTOR

1.    Latar belakang munculnya risc

Reduced Instruction Set Computing (RISC) atau "Komputasi set instruksi yang disederhanakan" pertama kali digagas oleh John Cocke, peneliti dari IBM di Yorktown, New York pada tahun 1974 saat ia membuktikan bahwa sekitar 20% instruksi pada sebuah prosesor ternyata menangani sekitar 80% dari keseluruhan kerjanya. Komputer pertama yang menggunakan konsep RISC ini adalah IBM PC/XT pada era 1980-an. Istilah RISC sendiri pertama kali dipopulerkan oleh David Patterson, pengajar pada University of California di Berkely.
RISC, yang jika diterjemahkan berarti "Komputasi Kumpulan Instruksi yang Disederhanakan", merupakan sebuah arsitektur komputer atau arsitektur komputasi modern dengan instruksi-instruksi dan jenis eksekusi yang paling sederhana. Arsitektur ini digunakan pada komputer dengan kinerja tinggi, seperti komputer vektor. Selain digunakan dalam komputer vektor, desain ini juga diimplementasikan pada prosesor komputer lain, seperti pada beberapa mikroprosesor Intel 960, Itanium (IA64) dari Intel Corporation, Alpha AXP dari DEC, R4x00 dari MIPS Corporation, PowerPC dan Arsitektur POWER dari International Business Machine. Selain itu, RISC juga umum dipakai pada Advanced RISC Machine (ARM) dan StrongARM (termasuk di antaranya adalah Intel XScale), SPARC dan UltraSPARC dari Sun Microsystems, serta PA-RISC dari Hewlett-Packard.

2.    Perbandingan risc dan cisc

   a.    Perbandingan arsitektur
         Ditinjau dari jenis set instruksinya, ada 2 jenis arsitektur komputer, yaitu:
            * Arsitektur komputer dengan kumpulan perintah yang rumit
               (Complex Instruction Set Instruction Computer = CISC)
           * Arsitektur komputer dengan kumpulan perintah yang sederhana
               (Reduced Instruction Set Computer = RISC)
CISC dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit). Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan, tetapi konsep ini menyulitkan dalam penyusunan compiler bahasa pemrograman tingkat tinggi. Dalam CISC banyak terdapat perintah bahasa mesin.
Konsep RISC menyederhanakan rumusan perintah sehingga lebih efisien dalam
penyusunan kompiler yang pada akhirnya dapat memaksimumkan kinerja program yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi. Arsitektur RISC banyak menerapkan proses eksekusi pipeline. Meskipun jumlah perintah tunggal yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang diberikan mungkin lebih besar, eksekusi secara pipeline memerlukan waktu yang lebih singkat daripada waktu untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan perintah yang lebih rumit. Mesin RISC memerlukan memori yang lebih besar untuk mengakomodasi program yang lebih besar. IBM 801 adalah prosesor komersial pertama yang menggunakan pendekatan RISC.
Keinginan untuk mengimplementasikan keseluruhan CPU dalam keping tunggal akan merupakan solusi Reduced Instruction Set.
Ciri-ciri RISC :

    * Instruksi berukuran tunggal Ukuran yang umum adalah 4 byte
    * Jumlah mode pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah
    * Tidak terdapat pengalamatan tak langsung
   * Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika (misalnya, penambahan dari memori, penambahan ke memori)

CISC (Complex Intruction Set Computer)
CISC adalah singkatan dari Complex Intruction Set Computer dimana prosessor tersebut memiliki set instruksi yang kompleks dan lengkap, dan dirasa berpengaruh pada kinerjanya yang lebih lambat. CISC menawarkan set instruksi yang powerful kuat, tangguh, maka tidak heran jika CISC memang hanya mengenal bahasa assembly yang sebenarnya ditujukan bagi para programmer. Oleh karena itu, CISC memerlukan sedikit instruksi untuk berjalan
Karakteristik CISC versus RISC
Rancangan RISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature CISC dan Rancangan CISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature RISC. Hasilnya adalah bahwa sejumlah rancangan RISC yang terbaru, yang dikenal sebagai PowerPC, tidak lagi “murni” RISC dan rancangan CISC yang terbaru, yang dikenal sebagai Pentium, memiliki beberapa karakteristik RISC.



b.    Perbandingan kinerja/peforma

RISC (Apple) versus CISC (Intel) adalah topic yang cukup populer ketika diperbincangkan di Net. CISC (sisk-red), merupakan kepanjangan dari Complex Instruction Set Computer. Kebanyakan PC menggunakan CPU berdasarkan arsitektur CISC ini, seperti contoh AMD CPU dan Intel. Chip CISC memiliki jumlah chip yang berbeda dan instruksi yang complex. Filosofi CISC berada di balik hardware yang selalu lebih cepat berkembang dibanding software. Untuk itu, diperlukan set instruksi yang powerful, yang dapat menyediakan programmer, beberapa instruksi assembly dengan program pendek. Pada umumnya, chip CISC berjalan lebih lambat per instruksi dibandingkan RISC, namun menggunakan sedikit instruksi ketimbang RISC.
RISC (risk-red), merupakan kepanjangan dari Reduced Instruction Set Computer. Chip RISC dibangun mulai pertengahan tahun 1980 sebagai pengganti chip CISC. Filosofi RISC berada dalam tidak satu pun chip yang menggunakan bahasa instruksi assembly yang complex, seperti yang digunakan di CISC. Contoh penggunaan chip RISC adalah pada CPU Apple. Untuk itulah, instruksi yang simple dan lebih cepat akan lebih baik daripada besar, complex dan lambat seperti CISC. Keuntungan RISC lainnya karena adanya instruksi yang simple, maka chip RISC hanya memiliki beberapa transistor, yang akan membuat RISC mudah didesain dan murah untuk diproduksi untuk menulis compiler yang powerful.

RISC memberikan kemudahan di hardware, namun lebih kompleks di software. Pengembang software di RISC harus menulis banyak line untuk task yang sama. Oleh karena itu, desain arsitektur RISC mungkin bukan yang terbaik di masa depan, setelah kemunculan chip CISC yang lebih cepat dan lebih murah. Namun, RISC telah eksis lebih dari 10 tahun dan telah menghantam pasar CISC. Menurut tomax7.com, sekitar 75 persen processor berbasis arsitektur CISC, dan kebanyakan dari mereka adalah standard x86. Namun, sekarang ini chip RISC juga memiliki instruksi yang banyak, hampir sama dengan chip CISC. Sebagai contoh, PowerPC 601 berbasis arsitektur RISC, support lebih banyak instruksi dibandingkan Pentium yang menggunakan chip CISC.
c.    Kelebihan dan kekurangan masing
Teknologi RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada perdebatan dalam menggunakan RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang dan arsitektur berada dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori yang jelas maka penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.


Kelebihan
1.    Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuat kompiler untuk menghasilkan   rangkaian instruksi mesin bagi semua pernyataan HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakan karena kompiler harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya. Pekerjaan mengoptimalkan kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan RISC dibanding menggunakan CISC.
2.    Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat.
3.    Kecenderungan operasi register ke register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operand yang sering diakses akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi.
4.    Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.
         Kekurangan
1.    Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak).
2.    Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memori yang lebih banyak, ini tentunya kurang menghemat sumber daya.
3.    Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
4.    Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.

d.    Instruction set dalam risc untuk komputasi numeric
Adalah suatu arsitektur komputer dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memori (load), operasi aritmatika, dan penyimpanan ke dalam memori (store) yang saling bekerja sama. Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu instruksi cukup dengan beberapa baris bahasa mesin yang relatif pendek sehingga implikasinya hanya sedikit saja RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut. Arsitektur CISC menekankan pada perangkat keras karena filosofi dari arsitektur CISC yaitu bagaimana memindahkan kerumitan perangkat lunak ke dalam perangkat keras.
Misalkan, sebuah prosesor CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus yang diberi nama MULT (dikenal sebagai complex instruction). Ketika dijalankan, instruksi akan membaca dua nilai kemudian menyimpannya ke dalam 2 register yang berbeda, melakukan operan perkalian di dalam unit eksekusi dan hasilnya dikembalikan lagi ke register yang benar.


3.    Contoh produk2 yang memakai risc
RISC
Contoh mikroprosesor dengan artsitektur RISC adalah AMD 2900, MIPS R2000, SUN ,SPARC, MC 8800, ATMET 90S1200, 90S2313, 90S2323, 90S2343, 90S4434,90S8515

4.    Masa depan RISC

Tentang masa depannya, RISC memang  lebih baik,lebih sederhana dan lebih cepat instruksi RISC, dari pada yang besar, kompleks dan lambat instruksi seperti CISC. Keuntungan lain dari RISC adalah bahwa dalam teorinya “karena petunjuk lebih sederhana”, chip RISC membutuhkan lebih sedikit transistor, yang membuat pengembang lebih mudah untuk merancang dan lebih murah untuk memproduksi. Pada akhirnya, lebih mudah untuk mengoptimalkan kompiler, karena ada instruksi yang lebih sedikit.

PENCACAH (COUNTER)

Assalamualaikum wr. wb.

Dalam praktikum Sistem Digital kali ini saya akan membahas tentang pencacah atau counter.

Pembahasan


Pencacah modulus 0 – 15 (IC 7476)
 
Skema Pengkabelan 
 
Tabel kebenaran :


PENCACAH (COUNTER)

Pencacah/counter merupakan rangkaian-rangkaian logika pengurut. Pencacah mempunyai karakteristik penting yaitu jumlah hitungan maksimum (modulus pencacah, menghitung keatas atau ke bawah, operasi asinkron atau sinkron dan bergerak bebas atau berhenti sendiri.Untuk menyusun rangkaian pencacah, digunakan flip-flop. Pencacah biasanya digunakan untuk menghitung banyaknya frekuensi, dan penyimpanan data, dapat digunakan penyimpanan data dan dapat digunakan dalam pengurutan alamat dalam beberapa rangkaian aritmetika.
Dalam elektronik, counter dapat diimplementasikan dengan mudah menggunakan sirkuit mendaftar-jenis seperti flip-flop, dan berbagai macam klasifikasi diantaranya:
a.        Asynchronous (ripple) counter – pencacah mengubah bit digunakan sebagai jam untuk selanjutnya pencacah flip-flop.
b.      Sinkron counter - semua bit perubahan di bawah kendali sebuah jam tunggal.
c.       Dekade counter - menghitung melalui sepuluh pencacah per tahap.
d.      Atas / bawah counter - jumlah baik atas dan ke bawah, di bawah komando masukan kontrol.
e.       Ring counter - dibentuk oleh shift register dengan koneksi umpan balik dalam cincin.
f.       Johnson counter - cincin twisted counter.
g.      Cascaded counter

Karakteristik counter :
1. Sampai berapa banyak ia dapat mencacah (modulo pencacah);
2. Mencacah maju, ataukah mencacah mundur;
3. Kerjanya sinkron atau tak sinkron;

Keuntungan kegunaancounter :
1. Menghitung banyaknya detak pulsa dalam satu periode waktu
2. Membagi frekuensi
3. Pengurutan alamat
4. Beberapa rangkaian aritmatika.

PENCACAH ASINKRON DAN PENCACAH DEKADE ASINKRON

    1. Pencacah Asinkron

Seringkali disebut ripple counter. Istilah asinkron merujuk pada kejadian-kejadian yang tidak mempunyai hubungan waktu yang tetap antara FF satu dengan FF lainnya. Flip-flop tidak mendapatkan pulsa clock dari satu sumber yang sama. Flip-flop pertama (LSB) mendapatkan pulsa clock dari sumber clock eksternal, sedangkan flip-flop berikutnya
mendapatkan pulsa clock dari output flip-flop sebelumnya
    1. Pencacah Dekade Asinkron

Dalam pencacah terdapat istilah modulus. Modulus berarti jumlah kondisi unik yang akan dilalui oleh sebuah pencacah.
Jumlah cacahan maksimum yang dapat dicapai oleh sebuah pencacah adalah 2n, dimana n adalah jumlah FF. Dalam pemakaiannya pencacah tidak selalu digunakan dalam cacahan maksimum (2n), tetapi bisa kurang dari nilai tersebut

Modulus 15

Dibangun dari 4 buah flip-flop JK.
Flip-flop pertama mendapatkan pulsa clock dari sumber clock, FF kedua mendapatkan pulsa clock dari output FF pertama, FF ketiga mendapatkan pulsa clock dari output FF kedua, dan FF keempat mendapatkan pulsa clock dari output FF ketiga.
fQ0=fCLK/2; fQ1=fQ0/2; fQ2=fQ1/2; fQ3=fQ2/2

 
 Mungkin itu yang dapat saya laporkan,
Terima kasih dan Wassalamualaikum wr. wb,.. 
ssalamualaikum wr. wb.


      Dalam praktikum Sistem Digital kali ini saya akan membahas tentang pencacah/ counter.


      Pembahasan
 
      Pencacah Modulus 0 – 15 (IC 7476)
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJGlmnIU1l9NRT8JUHR6CCtUWUOHLS7RlggjwKLz5rOu3-p1tLW8LEI3AUeIvMSehyphenhyphenFo7SxuxbwmesgFXuOGT1wfbrILFiUaOP4-NP6IyDMBPhJNIgs3JD0VvZHz5ONdWFFoY4320mzGku/s1600/ic+7476.jpg